pilihan +INDEKS
Wawako Buka Seminar Budaya Melayu Riau, Dorong Songket Melayu Naik Kelas
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendorong tenun songket Melayu Riau tidak hanya menjadi warisan budaya yang dikenal masyarakat lokal, tetapi juga semakin dikenal hingga tingkat nasional.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengatakan keberadaan tenun songket Melayu perlu terus diperkenalkan dan dilestarikan. Salah satunya dengan mendokumentasikan berbagai motif tenun agar tidak hilang ditelan zaman.
Hal itu disampaikan Markarius saat membuka Seminar Budaya Melayu Riau di Bertuah Hall Hotel Pangeran, Selasa (15/9/2026).
Seminar tersebut digelar Hj Evi Meiroza Herman dalam rangka peluncuran buku "Upaya Pelestarian dan Pengembangan Khazanah Kemilau Tenun Songket sebagai Budaya Melayu di Pekanbaru-Riau Menjunjung, Tuah Marwah Negeri."
Markarius menyambut baik upaya tersebut. Menurutnya, pembukuan motif tenun menjadi langkah penting untuk menjaga karya dan kekayaan budaya Melayu tetap terdokumentasi.
"Ada 33 motif desain tenun songket Melayu Riau yang sudah dibukukan. Dibukukan untuk menjawab kekhawatiran kita, karya-karya itu kan bisa hilang," ucap Markarius.
Ia berharap dokumentasi tersebut dapat menjadi bagian dari warisan budaya yang nantinya bisa dikenalkan dan diwariskan kepada generasi penerus.
"Harapannya tentu ini menjadi warisan budaya terhadap anak cucu kita," katanya.
Markarius juga mendorong agar tenun songket Melayu Riau kembali diangkat dan diperkenalkan lebih luas hingga tingkat nasional. Menurutnya, berbagai kegiatan dan iven daerah dapat menjadi ruang untuk mempromosikan kekayaan budaya tersebut.
"Kita berharap Tenun Songket Melayu ini diangkat lagi keberadaannya hingga ke tingkat nasional. Bisa dipromosikan melalui iven-iven daerah," ujarnya.
Selain promosi, Markarius memastikan Pemko Pekanbaru memberikan perhatian terhadap keberadaan dan kelestarian budaya Melayu. Dukungan itu dapat dilakukan melalui berbagai program, termasuk pelatihan bagi masyarakat.
"Pemko Pekanbaru memberikan perhatian khusus terhadap budaya yang ada. Bisa melalui pelatihan-pelatihan, seperti pelatihan tenun," pungkasnya.
Berita Lainnya +INDEKS
Sudah Dibangun 32 Km, Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaikan dan Pembangunan Jalan Rampung 60 Km Tahun Ini
PEKANBARU --- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus menggesa pembangunan dan perbaikan infrastr.
Komitmen Berantas Habis Narkoba di Riau, Pemko Pekanbaru Dukung Penuh Langkah Tegas Irjen Arman
PEKANBARU --- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas .
PSPS Pekanbaru Pemuncak Klasemen, Wako Agung: Energi Masyarakat Bawa Dampak Positif
PEKANBARU – Kemenangan PSPS Pekanbaru atas PSMS Medan dengan skor 2-1 di Stadion Kaha.
Wako Agung Nugroho Siap Perkuat Sinergi dengan Kapolda Baru demi Keamanan dan Kemajuan Pekanbaru
PEKANBARU – Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepad.
Perlebar 3 Ruas Jalan Pekanbaru, Wako Agung Apresiasi dan Ucapkan Terimakasih Kepada Plt Gubri SF Hariyanto
PEKANBARU — Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan apresiasi .
Puskesmas Tenayan Raya Raih Dua Penghargaan BPJS Kesehatan
PEKANBARU– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Puskesmas Tenayan.







