pilihan +INDEKS
Bongkar SIM Palsu di Operasi ODOL, Polda Riau Amankan Pelaku
Pekanbaru - Ada seorang pengemudi kedapatan menggunakan Surat Izin Mengemudi (SIM) palsu, hasil operasi gabungan penertiban kendaraan Over Dimension and Over Loading (ODOL) serta travel gelap (Penumbar) di Jalan Lintas Pekanbaru–Pelalawan, Rabu (21/5).
Sebagai bentuk tindak lanjut, petugas langsung mengamankan yang bersangkutan dan dilakukan pendataan.
“Penggunaan SIM palsu bentuk pelanggaran serius dan langsung kita amankan,” kata Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat menegaskan.
Dirlantas mengungkapkan operasi ini melibatkan Ditlantas Polda Riau dan petugas Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Tenayan Raya.
Kombes Taufiq menjelaskan, operasi gabungan ini digelar untuk menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib di jalan raya.
“Penertiban ODOL bukan semata soal penegakan hukum, tapi merupakan langkah penting untuk menyelamatkan nyawa dan menjaga infrastruktur jalan,” tegasnya.
Selain menemukan satu pengemudi menggunakan SIM palsu, pelanggaran lain yang ditentukan seperti penggunaan knalpot brong dan pelat nomor kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis.
Secara keseluruhan, tim gabungan menerbitkan 60 berkas tilang manual, terdiri dari 51 oleh Ditlantas dan 9 oleh UPPKB.
Lebih lanjut jelas Dirlantas, hasil operasi yang didapatkan antara lain, seperti 12 orang tidak memakai helm, enam pengendara tidak memiliki SIM, lima orang tidak memiliki STNK.
Selanjutnya, ada sebanyak 20 pelanggar tidak memiliki Surat Tanda Uji Kendaraan (STUK), lalu 16 pelanggar melakukan pelanggaran muatan barang. Satu orang kedapatan tidak menggunakan sabuk pengaman. Terakhir sebanyak 29 pengendara diberikan teguran.
“Selain penindakan. Kami juga turut mengedukasi para pengemudi terkait bahaya kendaraan ODOL yang kerap jadi penyebab kecelakaan fatal,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau, AKBP Lagomo.
Menurut Lagomo, kendaraan ODOL tidak hanya melanggar aturan, tapi juga sangat membahayakan. “Kecelakaan akibat ODOL sering berujung pada korban jiwa. Kesadaran masyarakat perlu terus ditingkatkan,” tegas Lagomo.
Operasi ini turut diapresiasi Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, bersama dengan Provinsi Jawa Barat, sebagai pilot project penanganan truk ODOL.
“Riau siap menjadi daerah percontohan demi sistem logistik yang lebih aman dan berkelanjutan,” ungkap Menhub.
Berita Lainnya +INDEKS
Lagi Patroli, Polisi Evakuasi Sopir Sakit Ginjal dari Pikap Tanpa Nopol ke Mobil Patroli
PEKANBARU - Suasana sunyi di ruas Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) pada S.
Kunjungi RSUD Arifin Achmad, TP PKK dan DWP Riau Sambut Perkembangan Positif Pasien Anak
PEKANBARU - Kunjungan Tim Penggerak PKK Provinsi Riau bersama Dharma Wanita.
Terik, Suhu Cuaca Riau Hari Ini Capai 33-34 Derajat Celsius
PEKANBARU – Cuaca di wilayah Provinsi Riau pada Minggu (1/3/2026) ter.
Safari Ramadan Jadi Ruang Dialog, Pemprov Riau Dengarkan Aspirasi Warga Dumai
PEKANBARU - Safari Ramadan 1447 H hari ke 8 yang digelar di Masjid Al Muqorrabin, Kecamatan Bukit.
Biro Organisasi Setdaprov Riau Gelar Forum Konsultasi Publik
PEKANBARU - Menindaklanjuti Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Biro Orga.
Detik-detik Kebakaran Gudang Solar Ilegal di Pekanbaru: Berawal dari Percikan Kabel Listrik
PEKANBARU - Peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan pemukiman di Jalan Si.






.jpg)
.jpg)