
Salo – Penyuluh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Salo memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan sebagai kegiatan perdana Bina Remaja Usia Sekolah (BRUS) tahun 2026 di UPT SMPN 1 Salo, Jum’at (27/02/2026).
Kegiatan BRUS difokuskan pada pembinaan akhlak, penguatan karakter, serta peningkatan ketahanan diri remaja dalam menghadapi tantangan zaman.
Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Salo, Zulfahmi, S.Ag., M.A., dalam sambutannya menyampaikan bahwa program BRUS merupakan bentuk penjawatan atau pengimplementasian Asta Cita (Delapan Program Prioritas) Kementerian Agama Republik Indonesia.
“Melalui BRUS ini, kita ingin membentuk remaja yang berkarakter, beriman, bertaqwa, dan berakhlak baik. Selain itu, program ini juga bertujuan mencegah kenakalan remaja serta mencegah pernikahan dini,” ungkap Zulfahmi.
Secara rinci, ia menjelaskan bahwa BRUS memiliki tujuan membentuk generasi beriman dan berakhlak mulia, meningkatkan kesadaran terhadap bahaya narkoba dan berbagai bentuk kenakalan remaja, membangun ketahanan mental dan spiritual, serta mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.
Sementara itu, Kepala UPT SMPN 1 Salo, Hafizah, S.Pd., M.Pd., menyambut baik sinergitas KUA Salo dalam membina mental dan spiritual para siswa. Ia menyebut program BRUS sebagai program yang sangat “keren” dan luar biasa karena sejalan dengan visi sekolah dalam menciptakan generasi emas yang beriman dan bertaqwa.
“Berdasarkan kesepakatan dengan Wakil Kepala Sekolah dan beberapa perwakilan guru, kami berharap kegiatan BRUS ini dapat dilaksanakan satu kali dalam tiga bulan. Bahkan selama bulan Ramadhan ini, kami berharap KUA Kecamatan Salo dapat melaksanakan kegiatan BRUS sebanyak dua kali,” harap Hafizah.
Ia juga berharap materi yang disampaikan para penyuluh dapat dipahami dengan baik oleh siswa, sehingga nilai-nilai yang diberikan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Pada kegiatan BRUS perdana tahun 2026 tersebut, KUA Kecamatan Salo menurunkan seluruh penyuluh untuk ambil bagian. Bertindak sebagai pembawa acara adalah Ustadz Zamhasri, pembacaan doa oleh Ustadz Nurjalal, sementara penyampaian materi disampaikan oleh Umi Gusmiwati dan Adi Jondri Putra.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan BRUS menjadi program pembinaan berkelanjutan dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, tangguh, dan berakhlak mulia.